Tiket Asian Games 2018 Telah Di Pesan 17 Negara

Tiket Asian Games 2018 Telah Di Pesan 17 Negara

Tiket Asian Games 2018 – Tak terasa tinggal menunggu beberapa hari lagi Asian Games 2018 yang berlangsung di Indonesia akan segera di gelar. Sempat ada dugaan jika nantinya tiket dari setiap cabang olaharaga Asian Games tak bisa laku terjual di karenakan harganya terlalu mahal. Namun dugaan itu beruntungnya tak benar, Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) mengatakan bahwa 17 negara peserta telah memesan tiket.

Tiket Asian Games 2018 resmi di jual INASGOC sejak tanggl 30 Juni 2018. Harga tiket yang di jual rata-rata Rp 100 ribu. Sementara itu, tiket untuk all sports pass berharga Rp 10 juta, dan harga tiket specific sport pass di sediakan hanya untuk 16 cabang olaharaga. Harga tiker di bagi, dari yang terndah Rp 300 ribu untuk cabor pencak silat dan Rp 3,4 juta untuk cabor bisboll pass.

Sebelumnya harga tiket itu sempat juga memberikan keluhan terhadap masyarakat Indonesia, mereka menganggap harga tiket terlalu mahal. Asian Games 2018 pun diprediksi akan sepi penonton.

“Kalau melihat animo dari negara peserta saya kira tidak karena sudah ada 17 negara yang memesan seperti Jepang, Korea, dan Hong Kong,” kata Direktur Ticketing INASGOC, Sarman Simanjorang.

“Jadi jangan hanya dilihat penonton dalam negeri saja karena beberapa cabang yang tidak populer di sini, ternyata favorit di luar negeri. Seperti bisbol dan softball, orang Jepang kan senang. Lalu, cabang kabaddi, itu terkenal di India. Jadi kami melihat antusiasme para negara peserta,” ujarnya.

“Nah, jika ternyata nanti animonya berkurang, kemungkinan bisa menambah kuota pada pelajar. Kan artinya justru bisa gratis. Kami masih melihat sampai 20 hari ke depan dan masih dilihat sampai game time-nya, karena siapa tahu bisa suporternya dibawa, keluarga, atau Kedutaan Besar dari mereka juga ada di sini,” ucap Sarman.

Sarman juga menjelaskan bahwa penetapan harga tiket sudah mempertimbangkan daya beli masyarakat.

“Kami juga mengukur dari harga laga yang sering dipertandingkan di Indonesia seperti sepakbola, bulutangkis. Jadi sementara ini tidak ada perubahan harga. Hanya memang nanti disesuaikan saja kuotanya, bukan harganya,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *