Atlet Asian Games 2018 Di Berikan Uang Saku Rp 1 Juta Per Hari

Atlet Asian Games 2018 Di Berikan Uang Saku Rp 1 Juta Per Hari

Atlet Asian Games 2018 – Para atlet Indonesia yang akan segera bertanding nantinya di Asian Games 2018 telah di bekali biaya uang saku dengan jumlah yang cukup lumayan. Masing-masing atlet dari berbagai cabang olahraga mendapatkan uang saku sebesar Rp 1 juta per hari.

Nominal yang di berikan kepada atlet itu telah di tentukan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani berdasarkan pada Surat Keputusan (SK) yang di tanda tangani pada tanggal 26 Juli 2018. Sebelum bertanding selama satu atau dua hari, para atlet tentunya akan di bagikan uang saku.

Nominal Rp 1 juta per hari bisa dikatakan cukup menggiurkan bagi atlet Indonesia di Asian Games 2018 kali ini. Sebagai pembanding, saat Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan, masing-masing atlet dibekali 75-100 US$ per hari. Sementara pada ajang multievent lainnya yang digelar di Indonesia, atlet biasanya hanya dapat Rp 150 ribu per hari.

“Semula itu cuma Rp 150 ribu (untuk ajang multi event di Indonesia), kalau menurut ketentuan yang ada. Kami tidak bisa memberikan yang lebih dari itu (Rp 1 juta) kalau belum ada keputusan dari menteri keuangan. Ada SK juga,” kata Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Gatot S Dewa Broto, Senin (6/8/2018) sore WIB

“Harapannya bisa memotivasi lebih atlet Indonesia. Apalagi, kita ini tuan rumah dan mencanangkan target sepuluh besar,” dia menambahkan.

Gatot juga menjelaskan bahwa uang yang didapat atlet bukan cuma saat mereka bertanding. Pada saat jeda, masing-masing atlet juga mendapat uang saku sampai benar-benar diketahui kapan pertandingan selesai atau tersingkir untuk atlet tersebut.

“Misalnya bola hari ini main, uang itu sudah dihitung dua hari sebelumnya. Tapi, saya sedikit lupa sehari atau dua hari sebelum main dihitungnya,” Gatot menjelaskan.

“Hari ini tanding (Senin), besok tidak, Rabu tanding, Kamis tidak, Jumat tanding, Minggu tanding. Ternyata hari Minggu itu sudah gugur, nah nanti (nominal uang) ditambah dua hari berikutnya. Berarti nanti mereka dibayar mulai dua hari sebelum tanding sampai dua hari setelah hari Minggu itu (saat gugur),” ujar dia.

“(Waktu di Korsel) masih Rp 150 ribu per hari. Tapi transport, makan, penginapan sudah ditanggung panpel. Yang sekarang itu juga sudah ditanggung panpel, sih. Jadi yang sekarang itu istimewa,” kata Gatot.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *